Cara Mudah Untuk Merawat Gigi Behel Yang Harus Anda Coba

Cara merawat gigi behel gigi yang rapi ini menjadi idaman para orang. Tapi bagaimana dengan orang yang ditakdirkan bergigi tonggos, gigi mundur, bercelah, bertumpuk. Untuk menunjang penampilan anda gigi perlu diperbaiki dengan memakai behel gigi. Pada mulanya gigi behel digunakan untuk memperbaiki letak yang goyang. Memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur.  Seperti tumpang tindih, gigi yang tidak pada tempatnya, celah antara gigi dan gigi yang maju, mundur. Fungsi utama kawat gigi ini membuat gigi rapi dengan cara menarik secara perlahan terhadap gigi. Akan tetapi ada saja orang yang memasang gigi untuk mempercantik penampilan. Apalagi behel gigi kini muncul dengan pernak-pernik yang lucu dan menarik. Ada beberapa kelebihan memakai behel, misalnya gigi akan terlihat rapi dan cantik. Sehingga behel gigipun kerap digunakan untuk tampilan modern. Pemakaiannya tidak terbatas usia dan gender. Bahkan melanda anak-anak. Jadi behel juga berfungsi untuk mempercantik diri. 

gigi behel

Behel juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi bicara, bagian estetika, sudut bibir, raham dan senyuman. Proses sebelum dipasang gigi yang behel sekitar 3 minggu. Pemasangan behel memerlukan prosedur yang agak rumit. Sebelum pemasangan, semua jenis kerusakan gigi harus ditangani  terlebih dahulu. Behel untuk perawatan gigi biasanya digunakan sekitar 1-3 tahun. Maka komposisi kawat gigi yang menempel pada gigi menjadi lebih teratur dan tidak menyebabkan penyimpangan. Memakai gigi behel ini dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Ketika menggunakan gigi behel ini tidak di anjurkan memakan makanan yang keras dan lengket. Seperti apel, jagung dan caramel. Pemakaian behel juga membutuhkan perawatan ekstra. Behel juga akan membuat pemakaiannya masalah dengan gigi dan sariawan. Artikel kali ini aku cantik akan membahasnya Informasi: konsultasikan  gigi minimal 3 minggu, gunakan sikat gigi khusus, terutama untuk celah gigi. Karena sikat gigi keras akan menyebabkan pembengkakan gusi, rajin membersihkan noda hitam. Tidak memakan makanan keras karena kawat akan terpisah.

Merawat Gigi Behel

Berkunjung Ke Dokter Gigi

Minimal dua kali sebulan atau dilakukan setiap 4-6 minggu. Minimal 6 bulan sekali. Untuk mengunjungi dokter gigi yang bertujuan mengontrol penggantian behel dan seberapa jauh pergeseran gigi terjadi. Dokter bisa membantu menangani keluhan selama pemakaian behel dan mengecek apakah behel sudah bekerja dengan baik atau tidak.

Lip Bam Homade

 Untuk mengatasinya gunakan lip blam untuk mencegah pecah-pecah. Lip balm juga bisa dibuat sendiri. Caranya sangat mudah :

  • Siapkan wadah untuk mencampur bahan-bahan pembuat lipbalm.
  • Masukkan 1 blok beeswax (lilin lebah) atau jika tidak ada bisa diganti dengan sesendok teh vaseline petroleum jelly.
  • Tambahkan beberapa potongan lipstik atau beberapa tetes pewarna makanan, namun jika ingin berwarna plain maka tidak perlu tambahan pewarna.
  • Aduk kedua bahan tersebut hingga merata.
  • Kemudian tambahkan 1 blok cocoa butter, atau jika tidak ada bisa diganti dengan sesendok teh madu alami.
  • Terakhir teteskan essential oil atau perasa alami makanan sesuai selera, gunanya untuk menambahkan rasa pada lipbalm.
  • Pindahkan lipbalm yang sudah jadi ke dalam Jar kecil agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Pasta Gigi

Pakai lah pasta gigi sensitive atau pasta gigi khusus behel. Pasta gigi ini akan membantu meringankan nyeri artistis pada gigi dan mencegah sariawan pada gusi. Karena kandungan yang terdapat pada pasta gigi orthodontic (khusus behel) dan pasta gigi biasa juga berbeda. Pasta gigi sensitive mengandung kalium nitrat atau arginin yang bisa mengurangi sensivitas di gigi.

Sikat Gigi

Sikat gigi khusus behel ini kecil dan tidak berbulu halus. Sikat lah gigi minimal 2 kali sehari atau sesudah makan dan minum manis. Ganti sikat gigi secara berkala. Cara menyikat nya secara vertical dan horizontal sampai kotoran terangkat kan. Sikat gigi sebanyak dua kali sehari dengan cara memutar dan perlahan. Fungsinya untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel di kawal behel atau di sela-sela gigi. Kedua bersihkan dengan sikat yang berpasta gigi. Namun jika gigi behel bisa dibuka pasang gunakan cara lepaskan behel kemudian sikat gigi seperti biasa. Fungsinya untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel di kawal behel atau di sela-sela gigi. Kedua bersihkan dengan sikat yang berpasta gigi. 

Jaka Makanan

Jangan makan buah secara langsung digigit dengan gigi. Potong-potonglah terlebih dahulu makanan yang dirasa keras sebelum dimakan. Ini akan membantu meringkan kan resiko rusaknya behel. Makanan lengket seperti popcorn, caramel, dodol, permen karet atau permen kenyal. Juga makanan manis dan soda karena akan menyangkut disela-sela kawat dan karet behel. Jenis makanan ini dapat menarik kawat atau karet behel sehingga breket akan bergeser atau lepas dari tempatnya. Makanan seperti itu juga susah dibersihkan. Dan mengundang bakteri sehingga mulut terasa asam dan timbullah plak di sela-sela gigi.

Obat Kumur

Karena penggunaan behel akan beresiko menumpuknya kuman dan bakteri pada gigi. Yang disebabkan oleh makanan yang terselip pada gigi, braket, kawat maupun karet behel. Selesai menyikat gigi dan membersihkan gigi menggunakan alat khusus pembersih gigi berbehel. Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk membersihkan mulut secara menyeluruh. Obat kumur akan mengalir diantara gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan benang gigi untuk membunuh bakteri.

Dental Floss

Karena sikat gigi tidak mampu menjangkau bagian yang sulit pada gigi. Maka benang gigi juga sangat dibutuhkan gunanya agar celah-celah gigi anda dapat terjangkau sehingga mencegah terbentuknya plak dan karang gigi. Karena pemakai behel lebih beresiko terjadi karang gigi bila tidak dibersihkan secara menyeluruh. Caranya lepaskan sekitar 18 inchi benang di sekitar jari tengah. Biarkan satu dua inci berserabut, pegang erat-erat antara jempol dan jari telunjuk. Geser perlahan ke atas dan ke bawah di antara gigi.

Vitamin C

Perbanyak lah konsumsi vitamin C dan D untuk memperkuat gigi dan gusi. Karena gesekan dari behel dan dinding mulut akan terjadi sariawan. Kawat yang berada di ujung dalam mulut kadang-kadang dapat menusuk dinding mulut. Akibat terjadinya pergeseran gigi sehingga ujung kawat menjadi bertambah panjang. Sehingga disarankan untuk banyak mengkonsumsi vitamin C. Serta di ajur kan untuk minum yang mengandung kalsium. Jangan lupa baca

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *